Apa Itu ISP? Fungsi Dan Jenis-jenis Serta Cara Kerjanya

Selamat pagi, siang, sore dan malam tergantung kapan kamu membaca artikel ini. Dalam dunia internet, terdapat banyak istilah-istilah, salah satunya adalah ISP. Namun, tahukah kamu apa itu ISP? Nah, pada kesempatan kali ini saya akan membahas mengenai istilah tersebut. Penasaran? Langsung saja lihat penjelasan di bawah ini.

Pengertian Dan Sejarah ISP

ISP merupakan singkatan dari Internet Service Provider atau lebih dikenal dengan penyelenggara jasa internet adalah perusahaan yang menyelenggarakan jasa sambungan internet dan jasa lainnya yang berhubungan. ISP ini mempunyai jaringan baik secara domestic maupun internasional sehinga pelangan atau pengguna dari sambungan yang disediakan oleh ISP dapat terhubung ke jaringan internet global. Jaringan di sini berupa media transmisi yang dapat mengalirkan data yang dapat berupa kabel (modem, sewa kabel, dan jalur lebar), radio, maupun VSAT. Untuk mendapatkan akses internet, sebuah komputer harus menggunakan jasa perusahaan penyedia layanan internet (ISP).

ISP (Internet Service Provider) ini memiliki jaringan baik secara domestik maupun secara internasional sehingga pelanggan atau konsumen dari sambungan yang disediakan ISP dapat terhubung atau tersambung ke jaringan Internet global. Jaringan disini merupakan media transmisi yang dapat mengalirkan data-data yang dapat berupa seperti kabel (sewa kabel, modem & jalur lebar), radio maupun VSAT. Biasanya, ISP (Internet Service Provider) yaitu biaya bulanan kepada konsumen/pengguna. Hubungan tersebut biasanya dibagi menjadi ke dalam 2 (dua) kategori, yaitu modem (Dial up) dan juga jalur lebar.

  • Dial-up (“kabel”): Hubungan dial-up sekarang banyak ditawarkan secara gratis atau dengan harga murah dan membutuhkanpenggunaan kabel telepon biasa.
  • Jalur lebar (“Broadband”): Hubungan ini dapat berupa non-kabel, internet satelit. Broadband dibandingkan dengan modem memiliki kecepatan yang jauh lebih cepat dan selalu “on”, namun lebih mahal.

Contoh dari ISP
Berikut di bawah ini beberapa Contoh ISP (Internet Service Provider) yang ada di Indonesia:

  • Telkom Speedy
  • Astinet
  • IM2
  • Centrin
  • Dan Provider Seluler lainnya

Nah, itulah penjelasan mengenai pengertian ISP, kita lanjut kembali mengenai sejarahnya. Langsung saja lihat di bawah ini sejarah dari ISP

Internet dikembangkan sebagai jaringan antara laboratorium penelitian pemerintah dan departemen universitas yang berpartisipasi. Pada akhir 1980an, sebuah proses dilakukan terhadap publik, penggunaan internet secara komersial. Pembatasan yang tersisa telah dihapus pada tahun 1995, 4 tahun setelah diperkenalkannya World Wide Web.

Pada tahun 1989, ISP pertama didirikan di Australia dan Amerika Serikat. Di Brookline, Massachusetts, The World menjadi ISP komersial pertama di AS. Pelanggan pertamanya dilayani pada bulan November 1989.

Di Indonesia sendiri, ISP yang pertama adalah Ipteknet yang beroperasi penuh awal 1994. Pada tahun itu juga P.T. IndoInternet atau IndoNet yang dipimpin secara part-time oleh Sanjaya mulai beroperasi. IndoNet merupakan ISP komersial pertama Indonesia pada waktu itu pihak POSTEL belum mengetahui mengenai kelemahan bisnis Internet & masih sedikit sekali pengguna Internet di Indonesia pada waktu itu. Oleh IndoNet Sambungan awal ke Internet dilakukan dengan menggunakan dial-up, sebuah cara yang cukup nekad. Sekarang ini Kantor IndoNet masih di daerah Rawamangun di kompleks dosen UI dan Sanjaya juga adalah dosen UI. Akses awal di IndoNet pertama-tama menggunakan mode teks dengan shell account, browser lynx dan email client pine serta chatting dengan conference pada server AIX. Setelah itu ISP lain yang tidak lama menyusul setelah IndoNET adalah RadNet dan masih banyak lagi.

Mulai 1995 beberapa BBS di Indonesia, seperti Clarissa menyediakan jasa akses Telnet ke luar negeri. Dengan memakai remote browser Lynx di Amerika Serikat, maka pemakai internet di Indonesia bisa akses internet (HTTP).

Perkembangan terakhir yang perlu diperhitungkan adalah trend ke arah e-commerce dan warung internet yang satu dan lainnya saling menunjang membuahkan masayarakat Indonesia yang lebih solid di dunia informasi. Rekan-rekan e-commerce membangun komunitasnya di beberapa mailing list utama, seperti warta-e-commerce@groups.com, mastel-e-commerce@egroups.com, e-commerce@itb.ac.id, dan i2bc@egroups.com.

Klasifikasi ISP

Berikut ini ada beberapa kalsifikasi ISP:

  • Penyedia Akses ISP

ISP menyediakan akses internet, menggunakan berbagai teknologi untuk menghubungkan pengguna ke jaringan mereka. teknologi yang tersedia mempunyai cakupan dari modem komputer dengan skrup akustik untuk telepon garis, untuk kabel televisi (CATV), Ethernet nirkabel (wi-fi), dan serat optik.

Untuk pengguna dan usaha kecil, pilihan tradisional termasuk kabel tembaga untuk memberikan dial-up, DSL, biasanya asymmetric digital subscriber line (ADSL), modem kabel atau Integrated Services Digital Network (ISDN) (biasanya tingkat dasar antarmuka). Menggunakan serat optik untuk pengguna akhir yang disebut Fiber To The Home atau nama yang mirip.

Untuk pelanggan dengan persyaratan yang lebih menuntut (seperti media-untuk-usaha besar, atau ISP lainnya) dapat menggunakan lebih tinggi seperti kecepatan DSL (seperti single-pair kecepatan tinggi digital subscriber line), Ethernet, Ethernet metropolitan, gigabit Ethernet, Frame Relay , ISDN Primary Rate interface, ATM (Asynchronous transfer mode) dan jaringan optik sinkronis (SONET).

  • Hosting ISP

Internet layanan hosting menyediakan email, web-hosting, atau layanan penyimpanan online. layanan lainnya mencakup server virtual, layanan cloud, atau operasi server fisik.

  • Penyedia Mailbox

Sebuah penyedia mailbox adalah sebuah organisasi yang menyediakan layanan untuk hosting domain surat elektronik (email) dengan akses ke penyimpanan untuk kotak surat. Ini menyediakan server email untuk mengirim, menerima, menyetujui, dan menyimpan email bagi pengguna akhir atau organisasi lainnya.

Banyak penyedia kotak surat juga merupakan penyedia akses, sementara yang lain tidak (misalnya, Yahoo! Mail, Outlook.com, Gmail, AOL Mail, kotak Po). Definisi yang diberikan dalam RFC 6650 meliputi email hosting, serta departemen terkait perusahaan, universitas, organisasi, kelompok, dan individu yang mengelola server email mereka sendiri. Tugas ini biasanya dilakukan dengan menerapkan Simple Mail Transfer Protocol (SMTP) dan mungkin menyediakan akses ke pesan melalui Internet Message Access Protocol (IMAP), Post Office Protocol, Webmail, atau protokol khusus.

  • Virtual ISP

Sebuah virtual ISP (Visp) adalah sebuah operasi yang memmbeli layanan dari ISP lain, kadang-kadang disebut ISP grosir dalam konteks ini, yang memungkinkan pelanggan Visp untuk mengakses Internet menggunakan layanan dan infrastruktur yang dimiliki dan dioperasikan oleh grosir ISP. VISP menyerupai operator jaringan mobile virtual dan operator pertukaran lokal yang kompetitif untuk komunikasi suara.

  • Free ISP

Free ISP adalah penyedia layanan internet yang menyediakan layanan gratis. Banyak ISP bebas menampilkan iklan sementara pengguna terhubung; seperti televisi komersial, dalam arti mereka menjual perhatian pengguna kepada pengiklan. ISP gratis lainnya, kadang-kadang disebut freenets, dijalankan atas dasar nirlaba, biasanya dengan staf sukarelawan.

  • Transit ISP

Sama seperti mereka, pelanggan membayar mereka untuk mengakses Internet, ISP sendiri membayar hulu ISP untuk akses Internet. Hulu ISP biasanya memiliki jaringan yang lebih besar daripada kontrak ISP atau mampu menyediakan kontrak ISP dengan akses ke bagian Internet kontraktor ISP dengan sendirinya tidak memiliki akses tersebut.

  • ISP Nirkabel

Sebuah penyedia layanan Internet nirkabel (WISP) adalah penyedia layanan Internet dengan jaringan berdasarkan jaringan nirkabel. Teknologi ini mungkin termasuk lumrah jaringan Wi-Fi nirkabel mesh, atau peralatan milik dirancang untuk beroperasi lebih terbuka ke 900 MHz, 2,4 GHz, 4,9, 5,2, 5,4, 5,7, dan 5,8 GHz band atau frekuensi berlisensi seperti 2,5 GHz (EBS/BRS), 3.65 GHz (NN) dan pada UHF band (termasuk band MMDS frekuensi) dan LMDS.

Fungsi ISP

Berikut di bawah ini ada beberapa fungsi dari ISP, diantaranya:

  • Menyediakan Jasa Akses Internet untuk User

Fungsi utama dari sebuah ISP dalam jaringan internet adalah menyediakan jasa akses internet bagi usernya. Caranya cukup mudah dan juga sangat simple. User hanya perlu melakukan proses request akses internet ke ISP yang diinginkan, kemudian ISP akan memberikan biaya akses yang sesuai dengan kebijakan masing-masing ISP.

  • Mengontrol Speed Akses Internet

ISP juga dapat berfungsi sebagai pengontrol kecepatan dari akses internet. Beberapa layanan ISP bahkan dapat memberikan paket-paket layanan akses internet dengan beberapa pilihan kecepatan akses. Makin cepat speed nya, maka semakin mahal pula harga layanannya.

  • Mentransmisikan Jaringan ke User

Setelah User sudah memastikan melakukan request permintaan akses jaringan kepada ISP, maka saat itu juga ISP akan melakukan proses transmisi data dari servernya menuju ke user. Transmisi ini dilakukan dengan menggunakan metode jaringan kabel ataupun jaringan wireless. Jenis kabel jaringan komputer yang digunakan bisa beragam tergantung dari pemakaian user.

  • Mendukung Penggunaan Internet Secara Optimal

ISP tidak hanya menyediakan layanan akses internet bagi user personal saja, namun juga mendukung layanan jasa akses internet bagi banyak user. Itu berarti semua user baik personal maupun perusahaan dan juga organisasi bisa menikmati penggunaan internet yang disediakan oleh ISP. Dari sinilah terlihat manfaat jaringan komputer yang terus berkembang pesat, sehingga dapat digunakan untuk keperluan apa saja dan oleh siapa saja.

  • Merekomendasikan Situs yang Sesuai Dengan User

ISP juga dapat merekomendasikan situs-situs apa saja yang sesuai dengan usernya. Hal ini akan sangat membantu usernya dalam memilih halaman website yang sesuai dengan kapasitas usernya. Terlebih untuk para pelajar yang masih dibawah umur, bahaya internet bagi anak sekolah tentunya harus diperhatikan agar anak tidak terjebak akibat penggunaan internet yang salah.

  • Memblokir Konten yang Tidak Pantas (Mengandung SARA)

Saat ini pemerintah memiliki kebijakan dan juga peraturan tersendiri mengenai konten-konten internet yang rawan seperti konten SARA, dan juga pornografi, serta kejahatan online lainnya. Maka dari itu beberapa ISP pun sudah sigap dengan cara melakukan pemblokiran tehadap situs-situs yang dianggap mengganggu dan rawan, sehingga user bisa melakukan akses internet dengan aman dan nyaman.

  • Melakukan Proteksi Terhadap Virus

Beberapa ISP juga menambahkan layanan akses internetnya dengan beberapa tambahan untuk para usernya, dan salah satunya adalah tambahan program internet security. Tambahan internet security ini biasanya banyak diberikan selama user menggunakan layanan akses yang digunakan oleh ISP tersebut.

Dengan adanya internet security ini, maka user tidak perlu takut dengan virus dan gangguan sistem komputer lainnya yang mengakibatkan spam bersarang pada device karena internet. Untuk itu user harus mengetahui problem apa yang sedang dialami oleh device mereka, terlebih pada komputer. User juga harus pintar mendeteksi adanya virus dengan mengetahui ciri-ciri komputer terkena virus.

Fungsi Lain dari ISP

Selain dari apa yang sudah disebutkan di atas, berikut ada beberapa fungsi lainnya dari ISP yang juga tidak kalah penting bagi user, yaitu:

  • Melakukan pembatasan akses internet dan juga pembatasan kuota internet bagi user.
  • Beberapa ISP juga juga menyediakan layanan Internet call, Video Call, dan juga layanan TV kabel, satu paket dengan layanan akses internet.
  • Mempermudah akses internet bagi user dimanapun, dan kapanpun.
  • Dapat dibuat sebagai konektivitas WLAN (Wireless Local Area Network).
  • Memajukan teknologi internet dan juga teknologi informasi pada daerah-daerah tertentu yang belum melek akan teknologi.
  • Mendukung program Internet di sekolah-sekolah.
  • Memberikan troubleshooting atau pemecahan masalah dari koneksi internet user.
  • Dapat membantu user dan pelanggannya agar memperoleh akses internet dari gateway terdekat.
  • Memungkinkan para pengguna untuk menggunakan layanan surat elektronik (e-mail)

Jenis atau Macam-macam Layanan ISP

Berikut ini ada beberapa jenis atau macam layanan ISP, diantaranya:

  • Dial-Up

Layanan akses internet jenis ini dilakukan melalui kabel telepon sehingga kamu membutuhkan dial up modem. Biasanya kamu harus membeli dial up modem namun ada juga provider yang menawarkan atau meminjamkan fasilitas ini kepada kamu secara gratis sebagai bagian dari layanan mereka. Cara menggunakan layanan ini yaitu kamu harus mendaftar di perusahaan penyedia layanan jenis ini kemudian kamu akan disuruh untuk melengkapi data administrasi. Setelah itu, kamu akan diberi username dan password untuk melakukan koneksi internet.

Pada umumnya jenis layanan akses dial up ada dua macam yaitu layanan personal dan layanan profesional (corporate). Layanan personal yakni layanan untuk individu atau rumahan yang biasanya hanya beberapa jam saja melakukan akses internet. Sedangkan layanan profesional yakni layanan yang digunakan untuk perusahaan besar yang membutuhkan layanan akses internet dalam skala besar.

  • Dedicated Connection

Dedicated Connection yaitu salah satu jenis koneksi yang sifatnya tetap dalam 24 jam dan kebanyakan digunakan oleh perusahaan-perusahaan atau tempat-tempat yang banyak menggunakan suatu kebutuhan koneksi internet dan digunakan oleh banyak komputer.

  • HotSpot

Istilah HotSpot ditujukan untuk menamai sebuah tempat yang ada saluran internet sehingga kamu bisa terhubung ke jaringan internet. Kamu bisa menggunakan layanan ini melalui laptop, netbook atau smartphone atau perlaratan lain yang mendukung aplikasi WiFi. Layanan hot spot biasanya terdapat di tempat-tempat seperti cafe, mall, universitas, taman kota dan bandara.

  • DSL (Digital Subcriber Line)

DSL merupakan sebuah layanan internet yang menggunakan kabel telepon. Layanan ini memiliki frekuensi yang berbeda sehingga kamu bisa melakukan akses internet sambil menggunakan saluran telepon secara bersamaan. Kecepatan layanan DSL sangat cepat melebihi kecepatan dari layanan internet Dial Up.

  • Mobile Access

Layanan akses internet ini sangat mudah dan praktis. Pada umumnya digunakan oleh mahasiswa, online shop atau UKM (Usaha Kecil Menengah). Kamu cukup memerlukan telepon seluler atau modem mobile akses baik yang bertipe GSM atau CDMA untuk bisa menggunakan layanan ini. Pada umumnya pembayaran dilakukan melalui pulsa yang pengisiannya sangat mudah. Namun layanan ini memiliki beberapa kekurangan antara lain: hanya bisa dinikmati diwilayah yang terdapat sinyal dari provider, menggunakan batasan kuota akses dan kondisi cuaca dapat mempengaruhi sinyal sehingga berdampak pada kecepatan akses.

  • BPL (Broadband over Power Lines)

BPL (Broadband over Power Lines) merupakan layanan internet yang menggunakan jaringan tv kabel. Alat yang digunakan berupa modem broadband. Nah, disini kita bisa nonton tv sambil berinternetan selama 24 jam nonstop dengan kecepatan 384kb – 3mb. BPL memiliki kelemahan yaitu dimana tempat yang dapat menggunakan layanan ini hanyalah daerah yang dilalui oleh tv kabel.

  • T1 dan T3 Line

T1 merupakan layanan internet berkecepatan tinggi yang menggunakan kabel telepon terdedikasi dan mampu mentrasfer data hingga 1.544 Mbps. Pada umumnya yang menggunakan layanan internet ini adalah perusahaan besar atau instansi pemerintah yang membutuhkan saluran internet berkecepatan tinggi. Nah, T1 ini dapat memiliki 24 saluran. Sedangkan T3 kecepatannya mencapai 44.736 Mbps. T1 line disalurkan melalui jaringan kabel Twisted-pair, kabel coaxial atau kabel fiber optik. Sedangkan T3 hanya bisa menggunakan kabel fiber optik.

  • Satelite VSAT (Very Small Aperture Terminal)

VSAT merupakan stasiun penerima sinyal dari satelit dengan menggunakan antena piringan (seperti parabola) yang berfungsi mengirim dan menerima data ke satelit. VSAT diarahkan menuju posisi satelit geostasioner yang merupakan satelit berposisi tetap relatif terhadap perputaran bumi sehingga berorbit pada titik yang sama. Penggunaan layanan ini membutuhkan dana yang besar namun sejalan dengan kwalitas layanannya dimana kecepatannya bisa mencapai lebih dari 6 Mbps.

  • Fiber Optik

Layanan internet fiber optik menggunakan kabel fiber optik sehingga mampu mentransfer data dengan kecepatan sangat tinggi, mencapai 1 Gbps. Biasanya yang menggunakan layanan ini adalah perusahan besar atau instansi pemerintahan.

  • Gelombang radio

Gelombang radio merupakan satu bentuk dari radiasi elektromagnetik. Jadi saluran yang menggunakan cara ini hanya bisa dilakukan pada daerah yang ada pemancarnya dalam radius tertentu. Transfer data bisa mencapai 512 kbps dimana alatnya menggunakan modem khusus. Layanan ini sudah jarang digunakan.

Cara Kerja ISP

Cara kerja dari ISP sendiri terbilang sederhana, berikut cara kerjanya:

  1. Harus terhubung atau terkoneksi dengan suatu ISP, entah itu melalui kabel telepon PSTN (Public Switched Telephone Network), ADSL, DSL, wireless, modem, bahkan sateli VSAT. Lalu koneksi dari ISP yang membawa data atau permintaan kita akan diteruskan ke jaringan internet sesuai dengan permintaan data kita yang akan dibaca dan diterjemahkan oleh router (sebuah perangkat yang hanya memeriksa alamat IP Addressing tanpa memperhatikan content data yang lewat).
  2. Router inilah yang nantinya akan menentukan arah jalan paket data atau permintaan kita. Karena sifat router yang pintar maka paket data kita akan ditentukan jalan terbaik untuk mencapai tujuan. Router ke Router inilah yang membawa paket data kita dari pc kita ke ISP dari ISP ke NAP (Network Acces Provider) local lalu ke backbone NAP dunia.
  3. Kemudian setelah paket data atau permintaan kita telah ditentukan oleh Router di ISP kita, maka Router ISP kita akan melewatkan ke Router ISP lainnya (membentuk IIX) atau ke router NAP dengan memperhatikan protocol routing yang digunakan, tujuan yang dituju, error checking dan informasi lainnya yang berguna untuk menyakinkan bahwa datanya akan sampai ketujuan. IIX sendiri atau Indonesia Internet Exchange adalah sebuah kumpulan node koneksi dari seluruh ISP dan NAP yang ada di Indonesia membentuk jaringan komputer yang terpusat. Jadi dengan terkoneksi ke IIX maka paket data yang akan menuju ke Server-server atau layanan yang berada di Indonesia akan langsung dilewatkan ke jaringan local ini tanpa harus melewati routing (pengelamatan) ke backbone internasional yang tidak memerlukan bandwith ke internasional.
  4. Setelah paket data atau permintaan kita tiba di tujuan maka akan diteruskan ke Server atau layanan yang diminta oleh kita, misalnya E-mail, Content Web, DNS,Chatting, dan lain-lain. Terakhir paket data kita di lewatkan kembali dengan membawa jawaban dari server atau layanan tadi yang sangat mungkin sekali paket data atau permintaan yang kita kirim tadi tidak sama jalannya dengan pengiriman balik ke komputer kita yang dikenal istilah packet switching.

Beberapa Hal yang Harus Diperhatikan Sebelum Berlangganan ISP

Berikut ini ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan sebelum berlangganan layanan ISP, diantarnya:

  • Kecepatan Transfer

Kamu bisa menanyakan langsung berapa kecepatan transfer atau bisa dengan melihat dan membuka situs web resmi dari ISP tersebut untuk kecepatan transfer data maksimal pada penawaran provider tersebut. Dan perlu diketahui, kecepatan transfer data untuk setiap ISP berbeda-beda. Provider bisa dikatakan akan semakin bagus jika memiliki transfer data yang semakin cepat.

  • Bandwidth

Bandwidth adalah lebar saluran data yang dilewati secara bersama-sama oleh data-data yang ditransfer. Bandwidth dapat diibaratkan berapa lebar jalan yang akan dilewati mobil secara bersamaan. Semakin banyak banyak mobil yang lewat maka semakin lambat laju mobil, dan semakin besar lebar jalan semakin cepat laju mobil. Bandwith terbesar yang dimiliki ISO di Indonesia sebesar 3 Mb. Kita harus tahu bandwith yang dimiliki ISP agar kita dapat mengetahui kemampuan ISP tersebut mentrensfer data.

  • Jenis Modem

Modem yang digunakan dari Pihak ISP sehingga koneksinya cepat itu berbeda-beda. Maka dari itu, pilih ISP yang mampu menawarkan modem terbaik dan yang telah mendukung teknologi berbasis 3G atau bahkan teknologi terbaru 4G untuk sambungan internet yang menggunakan wireless.

  • Mempunyai Server Proxy

Server Proxy adalah sebuah indeks yang menyimpan alamat-alamat favorit pelanggan, dengan adanya server proxi, pelanggan data mengakses web favoritnya dengan lebih cepat. Jika pelanggan mengunjungi web favoritnya, pelanggan tak perlu lagi terhubung langsung dengan Server web tersebut. Server Proxy akan menghemat penggunaan bandwith, meningkatkan keamanan, dan menambah kecepatan web-surfing.

  • Mempunyai Backbone

Backbone adalah saluran koneksi utama jaringan ISP dengan Internet. Pembuatan sebuah backbone membutuhkan teknologi yang tinggi dan dana yang besar. Maka dari itu, kebanyakan ISP menyewa bacbone dari perusahaan lain atau menggunakannya bersama-sama dengan ISP yang lain. Penggunaan backbone secara bersama-sama dapat mengurangi kecepatan tapi menghemat biaya karena backbone rata-rata berkapasitas 512 Kbps-3Mbps.

  • Keamanan Data

Transaksi di Internet rawan dengan perusakan, pembajakan, penyadapan, penyusupan ilegal dan cenderung negatif. Kegiatan itu disebut phreaking dan cracking, pelakunya disebut phreaker dan cracker. Tapi ada juga yang melakukannya untuk tujuan mempelajari suatu system yang disebut hacking dan yang menjalankannya disebut hacker. Maka dari itu, kita perlu tahu apakah ISP menggunakan firewall untuk menjamin keamanan transaksi online yang kita lakukan.

  • Biaya

Biaya merupakan factor utama dalam memilih ISP. Kalian harus mengetahui sistem pembayarannya, biaya akses, dan pulsa telepon. Namun, ada beberapa ISP yang memberikan pembayaran paket. Sistem paket biasanya akan lebih murah dari sistem pembayaran per waktu pemakaian.

  • Teknologi Yang Digunakan

Ada beberapa ISP yang memberikan layanan koneksi dial-up dengan menggunakan teknologi kompresi data. Ada juga yang menggunakan teknologi HDSPA (High Downlink Packet Access) yang kecepatan aksesnya hinggga 2,6 Mbps.

  • Fitur tambahan

Kamu harus teliti memilih fitur yang ditawarkan. Semakin banyak menu atau fitur yang ditawarkan menunjukkan ISP tersebut semakin handal.

Nah, itulah penjelasan mengenai ISP, jika ada kekurangan mohon dimaklumi ya. Gimana? Sekarang kamu sudah mengerti bukan mengenai ISP. Terima kasih telah membaca artikel di atas dan semoga artikel ini bisa bermanfaat atau paling tidak hitung-hitung menambah wawasan ya.