Apa Yang Terjadi Jika Air Laut Tidak Asin? Simak Jawabannya Disini

Pasti kamu pernah bertanya-tanya berapa sih kedalaman laut dan apa aja sih yang ada di dalam laut tersebut? Ya, pertanyaan itu sangat wajar karena memang kita tidak mengetahui apa yang terjadi di dalamnya. Namun ada satu pertanyaan yang sering juga dipertanyakan, yaitu kenapa air laut asin. Kalau dipikir-pikir iya juga sih, kenapa berbeda dengan air tempat lainnya ya. Nah untuk menjawab rasa penasaran kalian, kita akan membahasnya dalam artikel ini. Yuk, silahkan disimak.

Penjelasan Mengenai Laut

Laut (perairan) merupakan permukaan bumi yang paling besar dibandingkan dengan daratan, sekitar 71% dari permukaan bumi merupakan perairan bahkan sekitar 80 persen kehidupan di bumi ada di bawah permukaan laut. Atau bisa juga disebut kumpulan air asin yang sangat banyak dan luas di permukaan bumi yang memisahkan atau menghubungkan suatu benua dengan benua lainnya dan suatu pulau dengan pulau lainnya.

Salah satu negara yang memiliki wilayah laut yang luas adalah Indonesia, maka dari itu di juluki sebagai negara maritime karena wilayah lautnya lebih luas dibanding wilayah daratnya. Pada umumnya air laut mengandung garam dan berasa asin. Biasanya air yang mengalir di darat akan bermuara ke laut.

Jenis-Jenis Laut Berdasarkan Terjadinya:

  • Laut Ingresi : Laut yang terjadi karena penurunan dasar laut dengan kedalaman 200 meter lebih.
  • Laut Transgresi : Laut yang terjadi karena terjadi peninggian permukaan air laut yang memiliki kedalaman kurang dari 200 meter.
  • Laut Regresi : Laut yang ada karena proses sedimentasi lumpur daratan yang masuk ke laut akibat erosi daratan.

Jenis-Jenis Laut Berdasarkan Letaknya:

  • Laut Tepi: laut tepi adalah laut yang letaknya di tepi benua seakan-akan terpisah oleh deretan pulau atau jazirah. Contoh: Laut Cina Selatan, dipisahkan oleh Kepulauan Indonesia dan Kepulauan Filipina.
  • Laut Pertengahan: laut pertengahan adalah laut yang terletak di antara benua-benua. Contoh: Laut Tengah, antara benua Asia-Eropa Afrika.
  • Laut Pedalaman: laut pedalaman adalah laut yang terletak di tengah-tengah benua atau dikeliling daratan. Contoh: Laut Kaspia, Laut Hitam dan Laut Mati.

Jenis-Jenis Laut Berdasarkan Kedalamannya Dibagi Menjadi Beberapa Zona, yaitu:

  • Zona Lithoral ialah wilayah pantai atau pesisir. Di wilayah ini pada saat air pasang akan tergenang air dan pada saat air surut berubah menjadi daratan. Oleh sebab itu wilayah ini sering juga disebut dengan Wilayah Pasang-Surut.
  • Zona Neritic ialah baris batas wilayah pasang surut hingga kedalaman 150 m. Pada zona ini masih bisa ditembus oleh sinar matahari sehingga pada wilayah ini paling banyak terdapat berbagai jenis kehidupan baik hewan maupun tumbuhan.
  • Zona Bathyal ialah wilayah laut yang mempunyai kedalaman antara 150 hingga 1800 m. Wilayah ini tidak bisa tertembus sinar matahari, oleh sebab itu kehidupan organismenya tidak sebanyak yang terdapat di Wilayah Neritic.
  • Zona Abysal ialah wilayah laut yang mempunyai kedalaman lebih dari 1800 m. Di wilayah ini suhunya sangat dingin dan tidak ada tumbuh-tumbuhan. Jenis hewan yang dapat hidup di wilayah ini sangat terbatas.

Manfaat Laut Untuk Kehidupan

Menurut para ilmuan, dalam setiap nafas yang kita ambil berasal dari oksigen yang dihasilkan oleh tanaman laut. Sebagian besar berasal dari Fotosintesis organisme mikroskopis yang disebut fitoplankton. Tapi, tak hanya itu saja manfaat dari laut. Berikut ini merupakan manfaat lainnya:

  • Tempat Rekreasi dan Sarana Hiburan

Manfaat laut yang pertama adalah sebagai tempat untuk rekreasi dan juga sebagai sarana hiburan bagi orang- orang, baik yang bertempat tinggal di sekitar wilayah laut maupun bagi orang yang rumahnya jauh. Hal ini kerap kali dimanfaatkan bagi orang- orang yang tinggal di perkotaan, dimana setiap harinya orang- orang tersebut dikelilingi oleh keramaian suasana perkotaan yang terkadang membuat penat.

Laut merupakan tempat yang sangat tepat untuk dapat menghilangkan kepenatan tersebut. Dimana ketika memandang lautan lepas, maka otomatis pikiran kita akan merasa lega. Ditambah pula dengan angin laut yang sepoi- sepoi maka kita akan semakin merindukan suasana pantai.

Disamping itu, kita juga dapat bermain dengan ombak laut yang dapat kita gunakan sebagai pelepas emosi jika sudah menumpuk. Hal inilah yang membuat laut atau sebagai salah satu tempat favorit untuk berwisata bersama keluarga.

Indonesia memiliki banyak sekali laut yang indah dan berpotensi untuk pariwisata, salah satu contohnya adalah Laut Bunaken. Laut Bunaken memiliki pemandangan bawah laut yang sangat menakjubkan, karena masih terjaganya terumbu karang yang menjadi tempat hidup ikan.

Dengan masih alaminya Laut Bunaken, maka ikan-ikan akan tumbuh dan berkembang biak dengan baik sehingga menambah indahnya Laut Bunaken. Maka tak heran jika banyak wisatawan baik dari dalam maupun wisatawan asing yang datang untuk berkunjung.

  • Tempat Hidup Sumber Makanan

Sebagian besar penduduk pesisir pantai menggantungkan hidupnya kepada hasil laut sebagai seorang nelayan. Setiap hari mereka pergi menangkap ikan setelah itu hasilnya mereka jual untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Manusia di Bumi ini sejatinya merupakan konsumen pemakan segala.

Artinya, manusia dapat mengonsumsi tumbuhan dan juga daging. Selain tumbuh-tumbuhan dan juga binatang- binatang yang hidup di daratan, manusia juga mengonsumsi tumbuhan dan binatang yang ada di dalam laut. Oleh karena itu, sumber makanan manusia sebagian juga terletak di dalam lautan.

Ikan termasuk salah satu bahan makanan yang sangat bermanfaat bagi manusia karena mengandung protein hewani yang sangat tinggi dibandingkan dengan sumber protein yang lain. Seharusnya kita harus banyak mengonsumsi ikan, hal ini termasuk usaha untuk memperbaiki gizi masyarakat untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas di masa yang akan datang.

Tak hanya ikan, hewan yang juga dapat dikonsumsi masyarakat adalah udang, lobster, cumi- cumi dan lain sebagainya. Tumbuhan di dalam laut juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan makanan yang lezat dan kaya nutrisi. Dengan demikian keberadaan laut ini sangat bermanfaat bagi masyarakat karena menyimpan sumber makanan yang dikonsumsi sehari- hari, terlebih bagi masyarakat yang tinggal di sekitar laut tersebut.

  • Sebagai Jalur Transportasi Air

Laut juga mempunyai fungsi atau menfaat sebagai jalur transportasi air. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa di Dunia ini, daratannya tidak menyambung antara satu dengan yang lainnya. Kita bisa menuju ke benua manapun dengan melewati jalur laut, hal ini karena laut bisa diumpamakan sebagai jalan penghubung.

Wilayah kelautan Indonesia ini sangat luas dan bahkan lebih luas daripda daratannya. Oleh karena itulah untuk mencapai ke suatu pulau dari pulau lainnya maka akan selalu melewati laut. Pada zaman dulu, laut digunakan oleh para pedagang, pelaut, sebagai jalur menuju tempat tujuan karena masih belum ada kendaraan udara. Indonesia memiliki letak yang strategis sebagai tempat persinggahan para pedagang karena terletak diantara dua samudera, yaitu Samudera Hindia dan Pasifik.

  • Sumber Pembangkit Listrik

Secara alami laut mengalami pergerakan. Hal tersebut terjadi setiap harinya, pergerakan air laut yang kita ketahui yakni ombak maupun pergerakan pasang surut air laut dapat dimanfaatkan sebagai pembangkit listrik yakni dengan cara memanfaatkan pergerakan air laut tersebut sebagai penggerak turbin.

Selain ombaknya, angin yang ada di daerah laut memiliki kekuatan yang cukup besar sehingga angin tersebut dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan kincir angin yang dapat digunakan untuk membangkitkan listrik.

  • Tempat Keberadaan Barang Tambang

Selain merupakan tampat hidup berbagai macam sumber makanan manusia yang berupa tumbuhan dan juga binatang, laut juga merupakan tempat bagi barang tambang berada. Barang tambang merupakan kekayaan yang bersumber dari alam. Barang tambang merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui karena keberadaannya sangatlah terbatas.

Di laut banyak terdapat barang barang tambang, misalnya minyak bumi. Minyak bumi terbentuk dari hewan hewan kecil yang mati berjuta tahun yang lalu. Minyak bumi sangat penting bagi manusia karena menjadi bahan bakar mesin yang dipakai oleh manusia. Apalagi dimasa modernisasi seperti ini, kebutuhan kendaraan yang berupa mesin sangat dibutuhkan, sehingga kebutuhan minyak bumi pun meningkat.

  • Sumber Mineral

Laut adalah penyedia atau sumber mineral terbesar di dunia. Beragam jenis mineral terkandung di dalam laut. Bahkan salah satu mineral yang sangat dibutuhkan oleh tubuh manusia yaitu iodium, dapat didapat dari laut. Garam adalah produk dari air laut yang dapat menjadi sumber iodium bagi manusia. Kekurangan iodium dapat berdampak buruk bagi kesehatan manusia.

  • Pengendali Iklim

Alasan lainnya mengapa laut memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan di bumi adalah laut menjadi pengendali bagi iklim di dunia. Adanya laut memungkinkan suhu bumi tidak terlalu dingin juga tidak terlau panas bagi kehidupan berbagai jenis mahluk hidup di bumi.

Laut berperan penghantar suhu panas dari daerah katulistiwa menuju wilayah yang lebih dingin yakni wilayah kutub. Sehingga pada daerah katulistiwa yang beriklim tropis tidak terlalu panas dan pada wilayah kutub yang beriklim dingin tidak terlalu dingin yang artinya masih memungkinkan bagi mahluk hidup untuk tinggal di wilayah tersebut

Mengapa Air Laut Asin?

Ketika kita berenang di laut, pasti tanpa sengaja air laut masuk ke dalam mulut kita dan kamu akan merasa keasinan. Dan dari situlah muncul banyak pertanyaan mengapa air laut bisa asin. Sebenarnya apa sih yang menyebabkan air laut asin?

 

Air laut berasal dari air hujan yang turun yang mengalir melalui sungai-sungai dan pada akhirnya bermuara di laut, setelah itu akan mengalami menguap menjadi awan dan turun kembali menjadi hujan. Sepanjang proses tersebut, air yang mengalir melalui sungai-sungai membawa garam-garam mineral yang didapatkan dari batu-batuan serta kerak bumi seperti kalium, kalsium, natrium dan lain-lain sehingga laut dipenuhi garam-garam mineral.

Kita mengetahui laut memiliki suatu permukaan yang sangat luas sehingga hal ini menjadi salah satu faktor penguapan dalam jumlah besar dan pada saat air laut menguap, yang menguap hanyalah air(H2O)sedangkan garam-garam mineral tetap tinggal bersama air laut, begitulah sehingga air laut rasanya asin. Kadar keasinan air laut ini dipengaruhi oleh faktor suhu dan biasanya jika semakin panas daerah tersebut, maka air lautnya semakin asin.

Sebagai contoh Laut Mati di Israel, karena suhu yang panas maka penguapan yang dilakukan pun lebih besar sehingga tingkat keasinan air lautnya semakin tinggi. Kadar garam Laut Mati sekitar 30% lebih tinggi dibandingkan air laut pada umumnya sehingga airnya pun 9 kali lebih asin dibandingkan air laut biasa.

Lalu kenapa air di danau rasanya tidak asin padahal airnya juga berasal dari daratan yang mengalir? Jawabannya adalah karena suatu permukaan air danau tidak cukup luas sehingga penguapannya tidak begitu besar, maksudnya air yang menguap dengan air yang masuk ke danau masih seimbang dan sumber mineralnya sangat terbatas, beda dengan laut yang sumber mineralnya dari berbagai penjuru dunia menjadi satu.

Air Laut mempunyai kadar garam rata-rata 3,5 %. Artinya dalam 1 liter (1000 mL) air laut terdapat 35 garam (terutama, tapi tidak seluruhnya/merupakan garam dapur (NaCl). Meskipun kebanyakan air laut di dunia mempunyai kadar garam sekitar 3,5 % air laut juga berbeda-beda kandungan garamnya.

Yang Paling tawar ialah di timur Teluk Finlandia dan di utara Teluk Bothania, keduanya bagian dari laut Baltik. Yang paling asin yaitu di Laut Merah, dimana suhu tinggi dan sirkulasi terbatas membuat penguapan tinggi dan sedikit masukan air dari sungai-sungai. Kadar garam di beberapa danau dapat lebih tinggi lagi.

Selain itu juga, ada faktor lain yang menyebabkan air laut menjadi asin yaitu karena aktivitas vulkanisme bawah laut dan letusan gunung berapi yang berada di bawah air. Hal ini mirip dengan proses sebelumnya dimana air laut yang bereaksi dengan batu panas melarutkan beberapa mineral garam. Beberapa garam terlarut bereaksi dengan batu yang panas dan terpisah dari air.

Hal Yang Terjadi Jika Air Laut Tidak Asin

Di atas tadi kita sudah membahas kenapa air laut bisa asin dan sekarang ada sebuah pertanyaan sebaliknya yaitu bagaimana kalau air laut tidak asin atau berubah menjadi tawar? Hmmm, pertanyaan yang membingungkan ya. Tapi, disini kita akan mencoba untuk membahasnya.

Salah satu bahaya yang akan menimpa manusia ketika air laut tidak asin adalah tempat ini akan menjadi pusat dari segala macam bentuk wabah penyakit. Tentu ini akan mengancam keselamatan penduduk dunia, mengingat luas lautan lebih besar dibanding daratan.

Salinitas (kadar garam) laut berfungsi untuk mensterilkan air, sehingga mencegah terjadinya pembusukan dan perkembangbiakan penyakit. Kalau tidak demikian niscaya laut menjadi menjadi pusat (markas) yang baik bagi wabah dan penyakit yang akan menyebar ke seluruh negara dan bangsa.

Laut akan mengalami evaporasi yang sangat cepat, ya seperti yang kita tahu kalau garam juga berguna dalam evaporasi. Garam akan mengendap pada proses evaporasi sehingga berjalan agak lama. Namun ketika tidak ada garam maka penguapan akan sangat cepat dan berpengaruh pada cuaca. Intensitas banjir dan badai akan terjadi lebih banyak dan hasilnya kita lagi yang menjadi korban dari hal tersebut.

Kemudian biota laut akan mati, jelas yang akan terjadi adalah dengan didahului kematian biota-biota kecil seperti plankton akan menjadi reaksi berantai mematikan. Dari sel satu hingga makhluk sebesar Orca akan mati. Begitu pula dengan keadaan terumbu karang serta tanaman-tanaman laut lainnya. Dan ekosistem laut akan digantikan oleh makhluk-makhluk yang hidup di air tawar. Puncak rantai makanan pun akan berganti pula.

Air biasa lebih mudah membeku dari pada air garam, danau dan sungai juga lebih mudah beku ketika musim dingin. Tapi, kenapa laut tidak? Salah satu penyebab utamanya adalah laut memiliki air yang asin. Kandungan garam di air laut menurunkan titik bekunya. Maka keberadaan kadar garam di laut ini membuat air laut baru membeku pada derajat di bawah 0 (nol) derajat, suatu hal itu yang memungkinkan air laut tetap mengalir/tidak beku (karena ia cair) pada derajat kurang dari 10 derajat.

Jadi, bayangkan bila air laut menjadi tawar maka di musim dingin ia akan menjadi sebuah es. Dengan jumlah es sebanyak itu, jelas akan menjadi masalah ketika esnya mencair. Terjadinya perubahan jumlah air dari es ke bentuk air nantinya bisa menyebabkan tsunami monster yang bakal membahayakan semua makhluk hidup terutama manusia.

Bahkan hewan seperti nyamuk akan berkembang biak sangat banyak di laut yang tidak asin. Hal itu akan menjadi sebuah mimpi buruk yang mengerikan. Dengan jumlah yang sangat banyak, jentik-jentik pun leluasa untung berkembang bukan?Dengan adanya air laut yang asin saja, nyamuk masih menjadi masalah apalagi tidak ada.

Hasilnya nyamuk akan mendominasi dan jelas manusia lagi yang akan menjadi korban. Populasi yang tidak dapat dikendalikan membuat keseimbangan alam tidak dapat dijaga. Apalagi nyamuk-nyamuk seperti malaria dan demam berdarah, mimpi buruk manusia benar-benar akan terjadi jika air laut tidak asin.

Nah demikianlah penjelasan di atas mengenai laut, penjelasan kenapa air laut asin serta apa yang terjadi jika air laut tidak asin. Gimana menurut kalian, apa sudah cukup jelas untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan kalian selama ini? Setelah membaca penjelasan di atas tadi, maka dari itu kita patut bersyukur dengan apa yang sudah diciptakan, karena semua yang diciptakan sudah seimbang. Nah sepertinya sampai sini dulu pembahasan kali ini dan sampai jumpa lagi ya…