Penjelasan Mengenai Loud Speaker, Jenis Serta Komponennya

Loud speaker merupakan alat pengeras suara (ukuran besar) yang ada ditempat karoke dan sebagainya. Loud speaker juga merupakan alat yang terbuat dari beberapa elemen didalamnya dan terdapat beberapa bagian didalamnya. Nah, kali ini saya akan menjelaskan tentang Loud speaker secara jelas dibawah ini.

Apa Itu Loud Speaker?

Loud Speaker (Pengeras Suara) merupakan alat transduser (alat yang dapat mengubah suatu bentuk energi ke bentuk energi lainnya) yang mengubah sinyal listrik ke bentuk getaran suara dengan menggetarkan komponennya yang memiliki bentuk membran untuk menggetarkan udara sehingga terjadinya gelombang suara sampai ke telinga dan dapat didengar.

Dalam setiap sistem penghasil suara (loud speaker), pengeras suara merupakan penentu kualitas suara dan juga peralatan pengolah suara sebelumnya yang masih berbentuk listrik dalam rangkaian penguat amplifier. Sistem pada pengeras suara adalah suatu komponen yang mengubah kode sinyal elektronik terakhir menjadi gerakan mekanik. Dalam penyimpan suara tersebut dalam ditempatkan pada kepingan CD, pita magnetik tape, dan kepingan DVD, yang dapat direproduksi oleh pengeras suara loud speaker.

Tetapi, biasanya loud speaker biasanya ditempatkan dikotak yang berbentuk persegi panjang atau kotak persegi yang terbuat dari kayu atau kadang-kadang plastik. Bahan tersebut memang sangat berperan karena itu menentukan kualitas dari loud speaker sendiri.

Dimana, reproduksi suara juga berkualitas tinggi saat diperlukan, karena beberapa transduser loud speaker sering dipasang ditempat yang sama, ataupun masing-masing mereproduksi bagian dari rentang frekuensi yang dapat didengar (gambar di kanan).

Speaker yang digunakan untuk Sound System Entertainment, pada umumnya dapat dibedakan menjadi 2 kategori, yaitu Speaker Pasif dan Speaker Aktif, berikut penjelasannya:

1. Speaker Pasif 

Speaker Pasif adalah Speaker yang tidak memiliki Amplifier (penguat suara) didalamnya. Jadi Speaker Pasif memerlukan Amplifier tambahan untuk dapat menggerakannya. Level sinyal harus dikuatkan terlebih dahulu agar dapat menggerakan Speaker Pasif. Sebagian besar Speaker yang kita temui adalah Speaker Pasif.

2. Speaker Aktif

Speaker Aktif adalah Speaker yang memiliki Amplifier (penguat suara) didalamnya. Speaker Aktif memerlukan kabel listrik tambahan untuk menghidupkan Amplifier yang terdapat didalamnya.

Sejarah Singkat Loud Speaker

Loud Speaker pertama kali dipatenkan oleh Alexander Graham Bell pada tahun 1876, hal ini dikarenakan speaker yang terpasang ditelepon miliknya. Pada tahun 1898, Horace Short mengumumkan sebuah design speaker yang menggunakan kompresor udara yang kemudian menjualnya pada Charles Parsons. Kemudian mendapatkan beberapa tambahan hak paten dinegara Inggris sebelum 1910.

Pada tahun 1924, Dr. Walter H. Schottky mengubah penyesuaian parameter getaran pokok akibatnya perpindahan sistem yang terjadi pada frekuensi yang lebih rendah dibandingkan dengan yang sebelumnya. Dia juga menemukan pita loud speaker untuk pertama kalinya. Loud speaker juga pertama kalinya speaker menggunakan electromagnet sehingga suara yang dihasilkan sangat keras. Namun pada waktu itu speaker yang menggunakan magnet jarang sekali digunakan, dikarenakan harganya yang mahal.

Dalam setiap sistem penghasil suara, penentuan kualitas suara terbaik tergantung dari speaker. Rekaman yang terbaik, dikodekan ke dalam alat penyimpanan yang berkualitas tinggi, dan dimainkan dengan deck dan pengeras suara kelas atas, tetap saja hasilnya suaranya akan jelek bila dikaitkan dengan speaker yang kualitasnya rendah.

Sudah jelas fungsi dari speaker yakni untuk memproduksi gelombang suara, namun setiap jenis dan merk speaker khususnya untuk car audio mulai dari tweeter, midrange, midbass hingga subwoofer, masing-masing mempunyai fungsi dan tugas yang berbeda dalam hal memproduksi suara.

Jenis-jenis Loud Speaker

Ada beberapa jenis dari loud speaker, antara lain sebagai berikut:

  • Speaker Tweeter

Speaker Tweeter merupakan speaker yang memiliki ukuran kecil sekitar 0,5 dan paling besar sekitar 4 inci yang didesain secara khusus untuk menghasilkan suara yang lebih tinggi. Fungsi speaker tweeter adalah untuk mereproduksi frekuensi tinggi yang mencakup sekitar 3.500 Hz hingga 20 Khz. Jenis ini memiliki bentuk yang berbeda dari tweeter biasa, biasanya persegi panjang dibentuk plat tipis dan mampu menghasilkan suara high frekuensi yang tidak dapat dijangkau oleh tweeter biasa, yaitu pada rentang 5-23 Khz.

  • Speaeker Woofer

Woofer merupakan speaker yang dibuat dan difungsikan secara khusus untuk menghasilkan suara audio yang rendah sekitar 40 Hz sampai 1 kHz. Kalau speaker yang model ini membutuhkan kotak resonansi yang seimbang antara besar speaker,watt dan kotaknya. Adapula lebih rendahnya lagi yang dimaksud dengan SubWoofer yaitu speaker yang menghasilkan suara renda sekitar 20 Hz sampai 200 Hz untuk produk konsuemn. Pada umumnya subwoofer memiliki ukuran 12, 15, 18 inci sedangkan woofer sekitar 8 sampai 10 inci.

  • Speaker Fullrange

Fullrange adalah model speaker driver yang mempunyai rentang kerja dari 40 Hz hingga 2 kHz atau bisa dikatakan dengan suara bass hingga mencapai suara vocal. Speaker driver ini mampu mengeluarkan hingga 90% nada, yang memerlukan Speaker tambahan yaitu Tweeter atau Speaker nada tinggi. Full Range sering dijumpai pada sistem sound untuk karoke, speaker dalam Masjid, speaker lapangan, dan Speaker untuk gitar listrik.

  • Speaker Horn

Speaker Horn merupakan jenis speaker yang digunakan untuk membuat sinyal audio pada frekuensi suara manusia.

  • Speaker MidRange 

Speaker MidRange merupakan speaker yang umumnya berukuran sekitar 3 sampai 4 inci yang memiliki frekuensi 350 Hz sampau 4.500 Hz. MidRange biasanya diikut sertakan pada 1 set sistem 3 way audio yang tugasnya untuk membantu menyempurnakan high frekuensi atau mengakomodasi vokal yang terdengar agar lebih fokus dan jelas. Dilihat dari nama dan tugasnya, speaker ini memiliki fungsi tetapi digunakan secara khusus untuk menghasilkan suara dari sinyal audio yang menengah.

  • Speaker Midbass

Speaker ini memiliki fungsi untuk menghasilkan suara berfrekuensi sekitar 80 Hz sampai 350 Hz. Suara yang dihasilkan Midbass lebih didominasi pada suara yang rendah. Biasanya midbass memiliki diameter 5 sampai 7 inci.

  • Speaker Corong (Toa)

Speaker ini merupakan alat pengeras suara yang tidak menggunakan energi listrik, tapi melainkan menggunakan energi dari baterai. Speaker ini juga sering digunakan di Mesjid, Sekolah, dan sebagainya. Bentuk dari speaker ini yaitu seperti corong dan ditujukan untuk jangkauan suara yang luas. Speaker ini tidak memerlukan Crossover karena sudah termasuk didalamnya.

Selain itu, berikut beberapa jenis speaker berdasarkan bentuknya:

1. Speaker Dual Cone, terdiri dari dua buah Cone yang berfungsi untuk menghasilkan gelombang tekanan.

2. Speaker Coaxcial (Terpusat), Desain Speaker terdiri dari woofer, midrange dan tweeter dalam satu poros dan berdekatan. Peranti ini sengaja di desain menghasilkan frekuensi lebih rata.

3. Speaker Split (Terpisah), Jenis speaker ini adalah jenis terpisah. Woofer, Midrange dan tweeter terpisah. Speker ini dilengkapi dengan crossover yang tujuannya untuk membagi frekuensi suara nada menjadi rendah, menengah dan tinggi.

Komponen Loud Speaker

Dalam loud speaker, terdapat beberapa bagian didalamnya antara lain sebagai berikut:

1. Conus (Sekat rongga)

Fungsinya menghasilkan gelombang tekanan akibat gerakan udara disekitarnya yang disebabkan oleh gerakan kumparan. Gelombang inilah yang kita dengar sebagai bunyi.

2. Membran

Fungsinya menerima induksi dari magnet sehingga menghasilkan suara sebagai akibat dari getarannya.

3. Magnet

Fungsinya untuk menginduksi membran dan menghasilkan medan magnet.

4. Kumparan

Fungsinya untuk mengalirkan energi gerak kepada conus. Perubahan medan magnet di dalam speaker akan menyebabkan kumparan bergerak sebagai akibat interaksi dengan medan konstan magnet.

Itulah penjelasan mengenai Loud Speaker. Sampai disini dulu pembahasan mengenai alat yang bisa mengeluarkan suara dengan besar ya. Semoga dengan adanya informasi ini dapat menambah wawasan Anda mengenai hal lainnya.

Leave a Reply